Berbagi ilmu dan pandangan

“Analisis” Bukan “Analisa”!!

Betapa “tidak enak didengar” terasa klo mendengar kata analisa keluar dr temen2 sy yg setidaknya sudah memelajari Tata Tulis Karya ilmiah,
setidaknya pula temen2 yg udah berjuang menghadapi SPMB pasti udah pernah tahu klo yang bener tuh Analisis, bukan Analisa…

Alesan knapa saya mengangkat masalah ini…

1. Saya orang indonesia aseli
2. Bagi Yang telah mempelajari bahasa indonesia baik dan benar pasti “sempat” tahu yg bener tuh Analisis
(yang masih nganggep yg bener “analisa” berarti udah kena korban “anggap biasa hal kecil”)
3. Kita terlalu cuek untuk masalah2 “yg dibilang sepele” ini
4. Masihh banyaakkk sampai tingkat kuliah yang menulis kata “analisa”, buat dosen saia agak maklum, mungkin jaman doeloe belom pasti kata yg bener yg bagaimana… Lhaaa Ini?? Asisten yg notabene “IP nya yg gak bisa dibilang remeh” juga ikut2an
5. Kasihan yg udah susah2 merumuskan kata2 baku Indonesia tapi dicuekin, yg mau peduli ttg bahasa indo ya orang yg didalamnya lah… belajar mengapresiasi sesuatu…
6. Denger lagu dari Tiket

“Berjuta rayuan yang pernah ku rasa
namun tak pernah tersentuh
tak ada yang mengesan kan ku

Tapi semua berbeda
saat kau ada disini
mempesonakan aku selalu…”

.” Ada yg nyadar klo ada kesalahan???

7. Bahkan Metro TV yg notabene “Resmi” masih melakukan kesalahan ini… SANGAT FATAL!!!


Alesan knapa anda juga harus “peka” hal2 seperti ini

1. Anda yg berkewarganegaraan Indonesia
2. Latihan dari sekarang supaya ketika mau membuat laporan resmi tidak memalukan (TA n Lap.resmi lainnya)
3. Menyelamatkan teman2, atau anak anda yg mungkin akan ada test bahasa Indonesia…
4. Biar gak jadi “Tiket” yg berikutnya, pujangga musik tapi gak ngerti bahasanya sendiri…
5. Anda terlihat lebih berintelektual
6. Keaslian Indonesia harus dilestarikan zaman ke zaman

Dan anehnya banyak orang “mencibir” dan berkata “emangnya kenapa??”

Nahhh itu dya masalahnya…
kita udah terlalu sering “menganggap biasa” hal2 kecil seperti ini dan diabaikan…
dan jadi terbiasa keluar jalur…

*Hal ini berlaku klo situasi resmi, atau anda seorang pembuat puisi, pujangga, yang menggunakan bahasa Indonesia yang “Benar”

Sebenernya banyak kata2 lain yg disalahkan, sebenernya gampang kok untuk mayoritas kata2 ada tipsnya…

1. Sukanya yg berakhiran “is”
cth
analisis, bukan analisa,
hipotesis, bukan hipotesa

2. menggunakan “e” bukan “a”
Atlet, bukan atlit
Fase, bukan Fasa
begitu juga dengan Atmosfer (juga nama lapisan2nya), Biosfer, apotek, kecuali praktik, yah yg bener praktik dan praktikan (orang yg melakukan praktik)

beberapa kesalahan umum lainnya,
legalisir (legalisasi), silahkan (silakan), dll

nah.. sekarang test ya…

yg bener “cabai” atau “cabe”
“lubang” atau “lobang’
“telur” atau “telor”
“teknik” atau “tehnik”
“asas atau azaz”

hayuu…

23 responses

  1. 1. Saia orang indonesia aseli

    yang bener saya atau saia sih?
    *garuk2 kepala*

    February 8, 2009 at 3:55 PM

  2. “saya” pastinya… dan “asli”

    tapi…

    “*Hal ini berlaku klo situasi resmi, atau anda seorang pembuat puisi, pujangga, yang menggunakan bahasa Indonesia yang “Benar””

    kan inih bukan formal

    hehe…

    February 8, 2009 at 4:03 PM

  3. ohhh..analisa gw salah dong…😛
    *dijitak karna oot*

    February 8, 2009 at 4:13 PM

    • *Dijitak lagi karena masih nulis analisa*

      February 11, 2009 at 3:32 PM

  4. a

    ckckckckck
    gila bung ketut
    mantap lah

    “dah,one piece ya”

    February 11, 2009 at 4:32 PM

  5. eh mas yang lagunya Tiket yang salah yang mana tuh..

    kata mempesonakan…ya…

    February 20, 2009 at 2:02 AM

    • ^BENARR!!!! buat omiyan!!!

      kasi 75deh ditambahin dari sisa 25 perak di blognya masiyan :p

      nah sekarang, ada yg tahu yg bener apa??

      February 21, 2009 at 3:38 PM

  6. wah.,.
    ketut..okeh2…
    artikel yang bagus…daripada bulakbalik liat buku ttki jaman tpb,hehe,,

    oia bwat gampang inget analisis/analisa, dan kata-kata semacam itu:
    CUKUP INGET: YANG ADA ITU SOSIS, GA ADA MAKANAN NAMANYA SOSA

    …cukup efektif nih…

    February 22, 2009 at 1:15 PM

  7. HUASYIEMMMM…
    *sroooot…

    March 9, 2009 at 9:00 AM

    • jorook, langsung disedot….

      nih saputangan buat diseka (o_o)-~

      March 11, 2009 at 11:43 AM

  8. saputangannya kan bekas lu…makin jorok dah gw jadinya lol

    April 7, 2009 at 1:54 AM

  9. cabai lubang telur praktik teknik azaz

    setuju sekali kalau hal seperti ini dibahas.. agar kesalahan umum seperti ini tidak lagi menyebar ke seluruh indonesia
    **udah baku belom? hehehe

    April 8, 2009 at 5:26 PM

    • Miss satu, azaz masih salah hehe…

      thanks dah mampir😀

      April 29, 2009 at 5:59 PM

  10. eh.. informative..

    July 25, 2009 at 5:54 AM

  11. defrimardinsyah

    mantap…..
    analisis………. pantesan dicoret semua tesis ane (saya)🙂 sama pembimbing….

    Terima kasih infonya

    February 20, 2010 at 7:12 AM

  12. messiahhh

    analisa = analyze
    analisis = analysis

    dua perkataan yg berbeda.

    April 2, 2010 at 12:26 PM

    • Menurut kamus oxford kedua kata itu ada,

      analyze : examine in detail
      analysis : detailed examination of element structure , statement of the result of this chem: determination of the constituent part of a mixture compound

      So artinya sama, nah yg analyze british orang punya sedangkan yang diserap oleh bahasa indonesia yg isis2, alias jadi analisis🙂 *bisa di cek di KBBI online*

      April 6, 2010 at 4:40 PM

  13. onet

    membenarkan pendapat messiahhh, klo dilihat dr asal katanya, itu mmg dua kata yg berbeda:

    analysis (kata benda) = menerangkan hasil
    analyze (kata kerja) = menerangkan proses/caranya
    analyst (objek pelaku) = menerangkan pelakunya

    *bisa di cek di dictionary.com*

    October 12, 2010 at 10:34 AM

    • @ onet mungkin benar dalam bahasa inggris, namun dalam bahasa indonesia diserap menjadi “analisis” yang berupa kata benda, kata kerjanya sendiri membutuhkan imbuhan (“menganalisis”) sedangkan untuk orang yang menganalisis adalah “analis”. Kan konteks disini penggunaan di Indonesia🙂

      October 13, 2010 at 3:58 PM

  14. arie kulit

    saya tidak setuju dengan anda yang menyalahkan lirik lagu, semua yang baku itu baik di terapkan saat yang resmi, tapi akan sangat membatasi jika di terapkan dalam seni..

    October 19, 2010 at 4:18 AM

    • benar, gk akan menarik kalau semua ikut kebakuan kata-kata, untuk menyamakan rima, “untuk” disingkat “tuk”, dan lain-lain dimana hal tersebut sengaja digunakan untuk “memperindah”, tapi dalam hal ini saya sih menangkap penulis lirik (seperti pada kebanyakan orang) salah menggunakan kata yang benar, bukannya dengan sengaja mengganti kata tersebut (memesona dijadikan mempesona) , dan sayang aja kalau hal yang salah dijadikan pembenaran… begitu…

      October 23, 2010 at 2:40 PM

  15. mint imudh

    hohooo……….
    kepala kantor gw aja kagak taw yg bener analisa apa analisis……..
    tengkyuw deh ah………

    January 7, 2011 at 3:31 AM

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s